Pengantar Karfati

Assalamu’alaikum Wr. Wb.


Segala puji kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang  telah memberikan kekuatan dan petunjuk-Nya sehingga blog ini dapat kami sampaikan ke hadapan para anggota Karfati. Walaupun belum sempurna kami berusaha melaporkan seluruh kondisi dan perkembangan Karfati selengkap mungkin yang meliputi kepengurusan, administrasi, simpan pinjam, toko, kantin, cleaning service dan usaha mandiri lainnya.

Kami berusaha melengkapi cakupan laporan yang menyeluruh ini dapat menggambarkan kinerja pengurus mulai dari pengelolaan organisasi, sampai bidang usaha dan keuangan yang telah dilaksanakan selama Tahun Buku pada setiap akhir tahun, berbagai aktivitas tersebut merupakan pertanggungajawaban pengurus dalam rangka pengendalian manajemen, meningkatkan pertumbuhan, pengembagan koperasi yang bertitik tolak pada rencana dan program kerja kepengurusan koperasi KSU-Karfati.

Berbagai aspek tersebut kami sampaikan baik dalam bentuk narasi, tabel maupun lampiran agar seluruh anggota dapat menganalisa dengan mudah dan gamblang dari kinerja pengurus dalam satu tahun. Kami menyadari bahwa masih banyak hal perlu diperbaiki oleh karena itu, diharapkan peran serta para anggota dalam memberikan masukan baik lisan maupun tulisan agar dapat ditindak lanjuti oleh pengurus.

Kalaupun ada yang tercecer bukan merupakan hal yang substantif, blog ini kami buat untuk sarana informasi agar dipelajari dan dibahas secermat mungkin oleh para anggota sehingga kinerja dan budaya transparan dapat tercipta. Oleh karena itu melalui forum blog anggota ini, pengurus akan menerima dengan hati yang lapang, adanya sumbang saran dan kritik yang bersifat membangun dari para anggota guna penyempurnaan isi blog ini. Hal itu kami maksudkan untuk perbaikan dan kemajuan KSU-Karfati di masa yang akan datang.

Dengan dukungan seluruh anggota kami yakin Karfati akan semakin baik, kokoh dan tumbuh besar.  Mari kita jaga semangat untuk senantiasa memperbaiki dan memajukan Karfati untuk mewujudkan kesejahteraan seluruh anggota di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini pula kami atas nama pengurus KSU-Karfati FTI-Usakti Jakarta mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah turut andil baik dalam kinerja Pengurus maupun dalam tersedianya media ini.

Atas segala kekhilafan dan kesalahan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sekian dan terima kasih

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Jakarta,  Maret 2010

Karfati FTI

Pengurus

RAT 2011 ( 16 Desember 2011)

Dengan mengucap rasa syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat sedemikian banyak, dan khususnya pada tanggal 16 Desember 2011,  Koperasi Karfati FTI Usakti telah mengadakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU KARFATI dan pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) untuk periode 2010/2011. Pada pukul 12.30 Rapat anggota Karfati dimulai dengan makan siang bersama dilanjutkan dengan sambutan Dekan FTI Prof. Dr. Ir. Indra Surjati, MT, Kemudian dilanjutkan dengan Laporan Pertanggung Jawaban 2010 – 2011 oleh pengurus. Diharapkan dengan dibagikannya SHU ini, berapapun nilainya akan bermanfaat bagi para anggota Koperasi Karfati dan keluarga. Dalam upaya meningkatkan kinerja dan meraih besaran SHU yang lebih baik lagi dimasa mendatang, peran aktif dari anggota dan Unit Usaha sangat diharapkan. Semoga Koperasi Karfati akan lebih maju dan berkembang diwaktu mendatang demi kesejahteraan kita bersama, serta senantiasa dalam lindungan dan bimbingan dari Allah SWT.

Undangan Rapat Anggota Tahunan

Definisi Koperasi

Pengertian / Definisi Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum dengan melaksanakan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sehingga sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

A. Sejarah Gerakan Koperasi

Gerakan koperasi digagas oleh Robert Owen (1771-1858), yang menerapkannya pertama kali pada usaha pemintalan kapas di New Lanark, Skotlandia. Gerakan koperasi ini dikembangkan lebih lanjut oleh William King(1786-1865) dengan mendirikan toko koperasi di Brighton, Inggris. Pada 1 mei 1828, King menerbitkan publikasi bulanan yang bernama The Cooperator yang berisi berbagai gagasan dan saran-saran praktis tentang mengelola toko dengan prinsip koperasi.

1. Gerakan Koperasi di Indonesia

Koperasi dikenalkan di Indonesia oleh R.Aria Wiriatmadja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 1896. Pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan konggres koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tanggal dilaksanakannya konggres ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.

2. Lambang Koperasi Indonesia

Lambang Koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut:

a. Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.

b. Gigi Roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus.

c. Kapas dan Padi melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh Koperasi.

d. Timbangan melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.

e. Bintang dalam perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan ideal koperasi.

f. Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.

g. Tuliasan Koperasi Indonesia melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.

h. Warna merah dan putih melambangkan sifat nasional Indonesia.

B. Pentingnya Koperasi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

Koperasi meningkatkan pada kesejahteraan anggotanya. Keuntugan yang diperoleh dibagikan kepada anggotanya dalam bentuk SHU. Secara lengkap pentingnya Koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dapat dilihat dalam tujuan, manfaat, prinsip, kelengkapan, jenis dan modal koperasi.

1. Tujuan Koperasi

Koperasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Hal ini diperoleh dengan adanya pembagianSisa Hasil Usaha(SHU) kepada para anggotanya. Tujuan koperasi ini membedakan koperasi dengan badan usaha lainnya. Secara umum badan usaha lainnya bertujuan untuk memperoleh keuntungan sebesar- besarnya.

2. Manfaat Koperasi

Berikut ini beberapa manfaat koperasi:

a. Memenuhi kebutuhan anggotanya dengan harga yang relatif murah.

b. Memberikan kemudahan bagi anggotanya untuk memperoleh modal usaha.

c. Memberikan keuntungan bagi anggotanya melalui Sisa Hasil Usaha (SHU).

d. Mengembangkan usaha anggota koperasi.

e. Meniadakan praktik rentenir.

3. Prinsip Koperasi

Menurut UU No 25 tahun 1992 Pasal 5 disebutkan prinsip koperasi yaitu:

a. Keanggotaan bersifat suka rela dan terbuka.

b. Pengelolaan dilakukan secara Demokratis.

c. Pembagian  SHU dilakukan secara adil dan sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masung anggota(andil anggota tersebut dalam koperasi).

d. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.

e. Kemandirian.

f. Pendidikan perkoperasian.

g. Kerjasama antar koperasi.

4. Kelengkapan Koperasi

Susunan koperasi berikut ini:

a. Anggota, anggota koperasi meliputi:

1. Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi.

2. Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup yang lebih luas.

b. Pengurus koperasi, dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota, tugas pengurus koperasi, mengelola koperasi dan anggotanya, mengajukan rancangan kerja koperasi, dan membuat laporan keuangan dan pertanggung jawabannya.

c. Pengawas Koperasi

pengawas koperasi bertugas untuk mengawasi jalannya koperasi.

d. Rapat Anggota

Rapat anggota menjadi pemegang kekuasaan tertinggi dalam koperasi. Rapat anggota dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban pengurus dan pengawas dalam hal pengelolaan koperasi. Rapat anggota juga menetapkan anggaran dasar, mengesahkan rencana kerja, menetapkan pembagian SHU, serta memilih mengangkat dan memberhentikan pengurus dan pengawas koperasi.

5. Jenis-Jenis Koperasi

Koperasi secara umum dapat dikelompokkan menjadi koperasi konsumen,koperasi produsen,dan koperasi kredit usaha (jasa keuangan). Koperasi dapt pula dikelompokkan berdasarkan jenis usahanya, yaitu sebagai berikut:

a. Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang melayani kegiatan peminjaman dan penyimpanan uang para anggotanya.

b. Koperasi konsumsi adalah koperasi yang usahanya memenuhi kebutuhan sehari-hari anggota koperasi.

c.Koperasi produksi adalah koperasi yang anggotanya menghasilkan produk dan kemudian dijual atau dipasarkan melalui koperasi.

Berdasarkan keanggotaanyan, koperasi dapat dibedakan menjadi berikut:

a. Koperasi Unit Desa (KUD) adalah koperasi yang beranggotakan masyarakat pedesaan dan melayani kebutuhannya, terutama kebutuhan dibidang pertanian.

b. Koperasi Pasar adalah koperasi yang beranggotakan pedagang pasar.

c. Koperasi Sekolah adalah koperasi yang beranggotakan siswa-siswa sekolah, karyawan sekolah dan guru.

d. Koperasi pegawai Negeri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri.

6. Sumber  Modal Koperasi

Adapun modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman .

a. Modal sendiri

  1. Simpanan pokok
  2. Simpanan wajib
  3. Dana cadangan
  4. Hibah

b. Modal pinjaman

  1. Anggota dan calon anggota
  2. Koperasi lainnya/ anggotanya yang didasari dengan perjanjian kerjasama antar koperasi
  3. Bank atau lembaga keuangan lainnya
  4. Penerbitan obligasi dan surat hutang lainnya
  5. Sumber lain yang sah

Laporan Acara Serah Terima Jabatan Pengurus KSU-Karfati Periode 2009-2012

Laporan Acara Serah Terima Jabatan

Pengurus KSU-Karfati Periode 2009-2012

Ruang Rapat Lantai 3 Gedung F & G

Jakarta, 20 Januari 2010

Jumlah Anggota yang diundang         : 35 Anggota

Jumlah Anggota yang hadir                : 22 Anggota

Jumlah Anggota yang tidak hadir       : 13 Anggota Continue reading

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.